Monday, February 11, 2008

Maaf Jika ini Memang Tidak Sempurna


Apa yang terjadi di kala kita tak ingin memilih?
Akankah fenomena terjadi?

Apa yang terjadi ketika matahari mengutuki buminya?
Bahagiakah penghuninya?

Kita sedang berbicara tentang rasa
Sebuah rasa yang lama tertinggal

Sebuah kerinduan yang pupus..
Sebelum ia melebarkan sayapnya kepada puing-puing pengharapan

Gelap mata yang tak mampu membedakan gelap terang cahaya
Atau...
Hati yang sedang tak ingin membuka diri?

Lelah menaungi setiap ratapan
Akankah usai?

Peran terhadap siapa pelindung dan dilindungi...
Akankah kau disana?

Untuk menolehpun kau enggan...

Adakah terpikirkan olehmu jikalau hati ini letih?
Letih terhadap setiap ketidak wajaran yang kerap terjadi?

Kali ini aku hanya membahasakannya dalam diam
Rintih ini kudekap pelan dalam pintu nurani terdalam
Seakan denyut nadi pun ikut meredam dalam diam

Aku hanya ingin berjalan dengan sebagaimana mestinya
Antara kau, aku dan lainnya...
Dapatkah kau mengerti?

Aku hanya merindukan suatu kewajaran
Dan maaf jika kita harus berjalan pada ketidaksempurnaan...

Tuesday, January 29, 2008

Sajak-Sajak Penyambung Hidup


Seseorang telah kembali dari dunianya yang tak beruang
Seseorang telah kembali demi dunianya yang hilang
Dia yang lama terkungkung dalam jiwa yang ambigu
Jiwa yang setengah hidup,setengah mati demi sebuah obor akal yang menempati posisi sebagai inspirasi
Dan kini kata "memulai" menjadi suatu problema baru yang terus menggantung pada bahu kerangka yang mulai dingin dari kinerjanya...

Dia yang telah lama bersemayam dalam ketiadaan
Dia yang akhirnya kembali kepada realita yang hakiki
Kembali dalam huru hara hidup bernama polemik
Kembali dari bunga tidur bernama mimpi yang kian lama kian tak dimengerti hendak memulangkannya kemana

Sebuah perjalanan kembali menjemput jiwanya yang lama tersesat
Sebuah jiwa yang akhirnya melebur menjadi detik-detik sajak
Sebuah jiwa yang akhirnya menata kembali barisannya dalam ruang-ruang karya
Dan entah mengapa ini membuatnya lebih hidup dalam raganya yang berselimutkan peran sebagai sang misterius

Sebuah rongga yang tercipta dibalik bilik keterasingan
Mengangkat kembali semangatnya yang telah lama pupus

Sebuah pencerahan yang didapat dari kesalahan rasa
Sebuah masalah yang dihadapkan kepada jawaban pilihan ganda
Adakah yang benar dari antaranya?

Akhirnya ini menjadi awal ketika seseorang harus berdiri pada sebuah pilihan

Kita belum dihadapkan pada sebuah akhir

Namun...

Seseorang memilih untuk beristirahat

Sejenak...

Dalam balutan zona amannya...

Monday, December 31, 2007

Dagelan Untuk Jiwa yang Senggang

Dia...
Yang berlari dalam gelap, menembus berjuta embun yang menyayat...

Dia...
Yang meraung dalam galau, di kala langit belum bersenggama dengan cahaya..

Dia...
Seorang kecil dengan besar bijaksana, memenuhi relung hatinya...

Dia...
Menelan semua kepahitan dan akal sehat hanya untuk menerima rumah bagi jiwanya...

Entah mengapa...tawa itu luka baginya..
Entah mengapa...luka itu tawa baginya...

Ratapan demi ratapan yang berkamuflase sebagai dagelan dalam hidup

Dan entah mengapa...ia tetap menertawakannya...

Atau mungkin...

Hidup yang sedang menertawakannya?

Dia ingin merintih..
Namun sebuah konsekuensi dipertaruhkan...

Dia ingin berteriak, lantang...
Namun rasa enggan membelenggu jiwanya...

Dia...
Hanya mencoba menjadi seseorang...
Seseorang dengan segala kesempurnaan...
Namun...
Adakah kesempurnaan itu sendiri?

Jangan katakan bahwa kesempurnaan adalah Tuhan

Bayi mewek juga tau!!!

Tuesday, December 25, 2007

Ketika Jiwa Lelah Bermain Dengan Lara

Setiap jejak langkah yang bergulir seiring dengan jalannya waktu
Menghantarkanku ke dunia yang semakin tak ku tahu
Di mana begitu banyak keanehan, begitu pekat keterasingan

Mereka yang berbicara dengan manisnya kata
Mereka yang bersembunyi di balik indahnya lara
Mereka yang menghujam perih yang selama ini rentah di belantara
Tragisnya, mereka pula yang menjadi peri di dunia fana

Segala sketsa perihal kebahagiaan membelah tabir kehidupan
Akankah benar bahagia?

Aku menyanyikan amarahku..
Aku menari di atas kegundahanku...
Aku berjalan di batas sadarku
Dan aku melihat dunia dengan tawa kecil mengihasi dukaku...

Suatu fatamorgana yang diatur sedemikian peliknya

Suatu mahakarya yang tiada duanya...

Kenapa tidak kita jadikan saja ini sebagai cerita sedih suatu panggung boneka?

Terdengar begitu komersil untuk dipertontonkan..

Jiwa yang terlunta...

Siapa yang terluka...

Akankah Kau berhenti bermain Tuhan?

Saturday, December 22, 2007

Malamku di Dalam Labirin Bernama Misteri



Kulihat cahaya itu di hamparan kuning....
Entah pun itu kelabu...
Di sana aku hanya melihat secerca sinar..
Berjuang menghadapi sang embun...

Entah mengapa...
Segala makna menjadi tercekat ketika lambaian angin malam memanggil...

Malam...
Yang selalu memberikan hembusan misteri seperti halnya gambaran atas labirin hidup...

Malam ini aku terperangkap dalam gelap...
Dan hanya nafas dari naluriku yang menjadi petunjuk atas hilangnya aku...

Aku kabur...
Kabur dari segala keterpurukan langkah...
Bersembunyi di balik hilangnya jiwa....
Dan mengambil bagian di tempat labirin hidup berada...

Labirin hidup yang kita kenal sebagai misteri...

Misteri yang tak hengkang dari sunyinya malam...

Dan di sana aku memaparkan segalanya...

Pada malam yang selalu berbisik...

Pada malam yang tak pernah terusik...

Malam yang selalu menghanyutkan keberadaannya dibawah sinar rembulan...

Malam yang menghanyutkan keindahannya dalam hamparan lembah kesunyian...

....

Selamat datang di malamku...

Thursday, December 20, 2007

Dia yang Hilang Dalam Ketiadaan


Sebuah kejahatan kata yang terjuntai begitu saja
Sebuah kebohongan demi kebohongan yang kian lama memupuskan harapan yang lainnya
Ketika suatu kepercayaan kembali dipertanyakan
Ketika menunggu menjadi begitu melelahkan

Ketika kejujuran mulai hilang dari peredaran asa
Ketika melepaskan menjadi jalan yang dihalalkan

Apa yang terjadi dengan heningnya raga?

Apa yang terjadi dengan riuhnya suara yang menggema di setiap sudut kepala?

Apa yang terjadi dengan dia?

Siapa gerangan dirinya?

Apa yang dicarinya??

Suatu refleksi jiwa yang hampa...
Suatu yang hilang dari pelupuk jiwa...
Suatu pencarian yang berujung pada tiada...
Dan ketiadaan menjadi judul dari kisahnya...

Tuesday, December 4, 2007

Sebuah Anomali dari Kisah Cinta Lain Dimensi


Sebuah cinta yang tak sempat bersemi
Sebuah Cinta yang tak pernah memiliki

Seorang perempuan dengan asanya yang terpendam
Seorang pria dengan pengorbanannya yang tak henti

Seseorang yang mengejar mimpinya hingga ke penjuru dunia
Sementara seorang yang lain mengejar dirinya karena dia adalah dunianya

Sebuah kebenaran yang tak pernah terungkap
Sebuah dimensi waktu yang pada akhirnya menjawab teka-teki di balik misteri seribu tanya

Seseorang yang mendambakan kebahagiaan melalui cinta sepihaknya
Seseorang yang mendambakan sebuah eksistensi diri melalui sebuah pengakuan

Sebuah anomali dari kisah cinta lain dimensi
Dimana masing-masing individu bermain dengan misteri
Mereka yang menari diatas kemelut jiwa
Mereka yang gamang dalam seluk beluk asa

Mereka yang mengarungi lembah waktu
Mereka pula yang akhirnya tersesat dalam semu

Sebuah kisah yang diawali dengan pertanyaan tanpa jawaban
Diakhiri dengan sebuah pertemuan, pengakuan, dan manisnya sebuah kecupan...

Inspired by: Novel Travelers' tale (adhitya mulya, alaya setya,iman hidajat, ninit yunita)