Saturday, May 26, 2012

Karna kau di sana aku

Karna kau di sana aku

Waktu bergulir tanpa bayangmu,
Tanpa candamu, tanpa hadirmu,
Kehampaan ini kian merambah... relungku
Mengusik ruang jiwaku...

Karna kau adalah matahariku
Kau adalah bulan malamku
Tanpa kamu hambar duniaku
Karna kau... di sana aku

Ketika ku tersudut tak menentu
Sendiri kelam dalam bayang temaram
Kau disana membuka suasana... bahagia
Dan kau bawaku melayang...

Kurindukan ada hadir
Kuinginkan kau di sampingku
Bawa aku dalam duniamu
Karna kau...di sana aku

Dan ingatlah saat bersama
Hangat itu masih di sana
Dan kuharap kamu pun merasa
Kita ada...untuk berdua....

Matahariku, kau adalah bulan malamku
Tanpa kamu hambar duniaku
Karna kau... di sana aku...

Kurindukan ada hadirmu
Kuingnkan kau di sampingku
Bawa aku dalam duniamu
Karna kau... di sana aku...

*click link for hearing the song

Wednesday, May 2, 2012

Penyair Bayangan

Siapakah aku?
Aku hanyalah bara yang bersembunyi di balik teduhnya fajar
Aku hanyalah sebuah rasa yang terbuang pada dimensi yang tak bertuan
Aku hanyalah sebuah empati yang mengemis pada keberadaan hidup

Siapakah aku?
Aku yang berkumandang dalam semu
Berkoar sesukaku
Layaknya pesakitan yang terasing oleh waktu

Aku adalah sebuah identitas yang tak berbatas
Aku adalah naluri kebebasan
Tak ada yang boleh memenjarakanku
Tak juga kau

Dalam karya aku bercerita
Dalam pilu aku bernyanyi
Bersenandungku dalam tanya
Akankah eksistensi diri dapat menjawabnya?

Aku yang berdiri di luar akal sehatmu
Aku yang liar dalam jiwamu
Berkamuflase dalam lamurnya etika
Hey dunia nyata, dapatkah kau terka?

Nafas-nafas penyambung hidup adalah kata
Oleh kata aku ada