Sabtu, 03 November 2007

Hitam Bersayap Cahaya


Meski awan hadir tanpa sambutan sang hujan
Aku masih disini, sertai sepi
Ringkuh hati terselimutkan gundah
Tergalau mimpi, hilang di bawah alam sadarku

Aku tersisih di sudut hatiku
Meratapi kekosongan jiwaku
Lambaikan kerapuhan dari tawaku
Diam dalam diamku

Terduduk berpegang pada nurani
Surgaku raib di matamu
Tertelan segala ego
Terantuk pada pesimistis diri

Senandung tangisan hati

Miris terdengar...

Denting yang terkuak dari puing-puing hasrat
Menyatu dalam ketidaknyataan...

Kerapuhan yang manis...

Kebahagiaan yang implisit...

Tertunduk...

Hanya hitam temanku
Lelah dengan jenuhku
Biarkanku dalam gelapku...

0 komentar:

Poskan Komentar